Perjalanan karier yang mulus merupakan impian seluruh pekerja. Menariknya, kini terdapat fenomena di mana kalangan gen z lebih memilih menjadi staf biasa, alih-alih naik jabatan. Pasalnya, mereka lebih memilih work-life balance daripada kehilangan waktu untuk kehidupan pribadi, kesehatan menurun, dan kesempatan mengembangkan diri berkurang.
Rahmi Damayanti, pakar Ilmu Perkembangan Keluarga dari IPB University mengatakan bahwa kecenderungan gen Z ini tidak lantas dapat diartikan bahwa mereka tidak ambisius atau tidak ingin berkembang.
Dari perspektif ilmu keluarga, pekerjaan merupakan bagian dalam kehidupan