Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani membuka peluang PT Pupuk Indonesia (Persero) berinvestasi membangun pabrik urea di Vladivostok, Rusia.
Rencana tersebut kini masih berada pada tahap kajian setelah Pupuk Indonesia dan perusahaan kimia Rusia, Ruschem, menandatangani perjanjian joint study untuk melihat potensi pengembangan pabrik pupuk urea di Vladivostok.
Rosan mengatakan kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok. Pembahasan mencakup sejumlah sektor, mulai dari pertanian, sumber