Jakarta (ANTARA) - Pola belanja masyarakat mulai memasuki fase keseimbangan antara kanal daring (online) dan luring (offline) setelah perubahan perilaku yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
Pakar pemasaran sekaligus Managing Partner Inventure Indonesia Yuswohady mengatakan pergeseran perilaku belanja dari offline ke online yang terjadi sebelum pandemi semakin cepat ketika pandemi COVID-19 membatasi aktivitas masyarakat secara langsung.
“Kalau sebelum pandemi itu kan memang secara natural sudah terjadi shifting dari offline ke online. Kemudian pandemi itu mempercepat, hampir memaksa, sehingga terjadi boom,”