Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Filianingsih Hendarta, mengatakan satu dari dua orang Indonesia terpapar penipuan digital atau scam dalam setahun terakhir. Hal ini menjadikan Indonesia merupakan negara kedua paling rentan scam menurut Global Fraud Index 2026.
Tidak tanggung-tanggung, Filianingsih mengatakan estimasi total kerugian akibat penipuan (scam) mencapai Rp 16.480 triliun.
"Kita itu adalah kedua, dikatakan peringkat kedua yang paling rentan penipuan di dunia. Estimasi kerugiannya itu bisa sampai Rp 16.480 triliun. Jadi ini harus berhati-hati," kata Filianingsih dalam Lampung Financial