Bengkayang (ANTARA) - Induk dan anak orang utan dievakuasi dari Desa Sungai Awan Kiri, Kecamatan Muara Pawan, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat setelah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meluas dan mengancam habitat satwa dilindungi tersebut.
“Dalam waktu kurang dari satu bulan, sudah sembilan orang utan yang harus kami selamatkan akibat ancaman karhutla,” kata Direktur Operasional Program Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) Argitoe Ranting di Pontianak, Sabtu.
Induk orang utan betina dewasa bernama Mama Man bersama anaknya, Man, dievakuasi oleh tim