Jakarta (ANTARA) - Ketua Kelompok Kerja Risk Communication and Community Engagement (RCCE) Kementerian Kesehatan Rizky Ika Syafitri menyampaikan kiat mewaspadai berbagai informasi yang berpotensi menjadi informasi palsu atau hoax, terutama masalah kesehatan.
Dalam sebuah diskusi publik di Jakarta pada Sabtu, Rizky memaparkan bahwa golongan masyarakat yang rentan terpapar hoaks adalah mereka yang belum mampu membedakan informasi benar dan palsu.
“Ini urusannya digital literasi ya. Indonesia tuh penetrasi internetnya tinggi banget. Di sini pengguna sosmednya luar biasa. Semua orang pakai sosial