Jakarta (ANTARA) - PT PLN Indonesia Power (PLN IP) terus mengoptimalkan potensi energi bersih melalui pengembangan aset karbon dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Salak, Jawa Barat.
Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, mengatakan langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan nilai tambah dari pengurangan emisi sekaligus mendukung keberlanjutan pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia.
Komitmen tersebut diwujudkan PLN IP melalui penandatanganan Second Amendment to Emission Reduction Purchase Agreement (ERPA) untuk