Jakarta (ANTARA) - Mabuk perjalanan secara historis biasa dikaitkan dengan para pelaut yang bereaksi pada gerakan naik turun, berguling atau saat kapal berputar.
Namun pada masa kini, istilah itu dikaitkan juga terhadap orang-orang yang menaiki mobil, kereta api, pesawat terbang, dan bahkan di luar angkasa.
Menurut siaran Channel News Asia pada Sabtu (5/9), gejala mabuk perjalanan dapat dimulai dalam beberapa menit setelah merasakan gerakan dan berlangsung selama berjam-jam setelah gerakan berhenti.
Kondisi ini secara klasik sering dimulai dengan perasaan hangat,