Jakarta, CNBC Indonesia — Amerika Serikat dan China dijadwalkan mengadakan dialog khusus pada pertengahan September 2026 guna membahas berbagai risiko keamanan terkait kecerdasan buatan (AI). Pertemuan itu bertujuan untuk mengantisipasi kemajuan teknologi AI yang telah mencapai titik kritis global serta berpotensi memicu serangan siber lintas batas yang sulit terdeteksi.
Hal itu juga menyusul deretan raksasa teknologi dunia, mulai dari OpenAI, Anthropic, Microsoft, Alphabet, hingga Amazon, membunyikan alarm darurat. Mereka secara terbuka mendesak adanya mobilisasi pertahanan berskala besar di seluruh penjuru