Jakarta, Beritasatu.com - Penutupan sejumlah bandara akibat erupsi Gunung Anak Krakatau menjadi langkah penting untuk menjaga keselamatan penerbangan. Pasalnya, pesawat yang menerobos awan abu vulkanis berisiko mengalami kerusakan serius, bahkan hingga mesin mati total atau engine flameout di udara.
Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Daryono, menjelaskan abu vulkanis berbeda dengan awan mendung biasa. Partikel abu vulkanis dapat membahayakan berbagai komponen pesawat, terutama mesin jet.
“Abu vulkanis tidak terdiri dari tetesan air atau kristal es. Ini adalah fragmentasi batuan tajam