REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hati manusia memiliki cahaya yang membuatnya mampu melihat kebenaran dan membedakan jalan kebaikan. Namun, cahaya itu dapat tertutup oleh maksiat. Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam Ad-Da' wa ad-Dawa menjelaskan bahwa semakin kuat kegelapan maksiat dalam hati, semakin bingung seseorang hingga dapat terjerumus dalam bidah, kesesatan, dan perkara yang membinasakan tanpa disadarinya.
Dalam Ad-Da' wa ad-Dawa, dijelaskan bahwa kegelapan dalam hati akan dirasakan oleh seseorang seperti gelapnya malam. Bila ia diberi petunjuk, kegelapan maksiat masuk menutupi hatinya, seperti kegelapan