Liputan6.com, Jakarta - OPEC+ memutuskan tetap mempertahankan kebijakan produksi minyak pada Oktober yang ditetapkan pada pertemuan Minggu, 6 September 2026.
Mengutip CNBC, Senin, (7/9/2026), Pertemuan tujuh anggota inti OPEC+, Arab Saudi, Rusia, Irak, Kuwait, Aljazair, Kazakhstan, dan Oman, berlangsung di tengah berlanjutnya gangguan akibat konflik terkait Iran terhadap ekspor minyak melalui Selat Hormuz, yang membatasi pengaruh OPEC+ terhadap harga dan pangsa pasar.
Pada Agustus, OPEC+ menyepakati peningkatan produksi untuk September, yang menuntaskan pencabutan bertahap kebijakan pengurangan pasokan sebesar 1,65 juta