JAKARTA, KOMPAS.com - Penambahan panjang jalan tol di Indonesia dinilai belum cukup untuk meningkatkan efisiensi logistik jika tidak diikuti integrasi antarruas.
Jaringan tol yang terfragmentasi justru berisiko membuat distribusi barang tetap tidak efisien. Kondisi ini juga dapat menjaga biaya logistik tetap tinggi.
Ekonom sekaligus mantan Menteri Keuangan dan mantan Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, mengatakan konektivitas yang mulus menjadi fondasi sistem logistik yang cepat dan murah.
“Bicara mengenai jalur logistik, maka nomor satu yang paling penting itu adalah konektivitas," kata Bambang