Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengatakan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau bergerak ke arah barat daya. BMKG menyebut abu vulkanik masih mengganggu kualitas udara dan penerbangan.
"Masih terdapat sebaran abu vulkanik yang menurunkan kualitas udara dan jarak pandang, serta pada ketinggian tertentu dapat mengganggu penerbangan," tulis BMKG dalam keterangan pukul 10.00 WIB, Senin (7/9/2026).
Abu vulkanik diperkirakan masih tetap menyebar hari ini. BMKG belum menjelaskan kapan penyebaran abu vulkanik berkurang.