Jakarta, CNBC Indonesia - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan stabilitas sektor jasa keuangan (SJK) nasional masih terjaga, kendati risiko geopolitik di Timur Tengah dinilai tinggi seiring Selat Hormuz yang hingga kini belum juga dibuka.
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menjelaskan tertutupnya Selat Hormuz turut memicu volatilitas harga komoditas dan mendorong inflasi global tetap tinggi, kondisi yang menurutnya diperparah oleh fenomena El Nino.
Di sisi lain, momentum pertumbuhan ekonomi global cenderung termoderasi. Amerika Serikat mencatat pertumbuhan ekonomi di bawah