JAKARTA, KOMPAS.com - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia meminta implementasi pelaporan ekspor melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) tidak menambah beban administrasi bagi eksportir.
Sistem baru tersebut justru diharapkan mampu menyederhanakan proses pelaporan, mengurangi biaya kepatuhan, dan membuat aktivitas ekspor tetap berjalan lancar.
“Saya melihat dua bulan pertama ini memang harus diperlakukan sebagai masa transisi. Ukuran keberhasilannya bukan apakah tidak ada masalah sama sekali, tetapi apakah setiap masalah implementasi dapat ditemukan, diselesaikan dengan cepat, dan tidak mengganggu kegiatan ekspor,”