Liputan6.com, Phnom Penh - Sekitar 200 penumpang kapal pesiar Odyssey mendadak terlantar di Kamboja setelah perusahaan pengelolanya, Villa Vie Residences, kehabisan dana akibat lonjakan biaya bahan bakar yang dipicu perang Iran.
Para penumpang yang sebelumnya membayar untuk tinggal di kapal sambil berkeliling dunia itu hanya diberi waktu tujuh jam untuk mengemasi barang-barang dan meninggalkan kapal. Sebagian bahkan telah menjual rumah dan harta benda mereka untuk membiayai kehidupan di atas laut.
Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) tersebut mengumumkan penghentian sementara operasional