JAKARTA, wahdah.or.id – Pendampingan terhadap Generasi Z (Gen Z) yang mengalami pergeseran orientasi seksual memerlukan pendekatan realistis, empatis, dan tidak tergesa-gesa. Pakar ketahanan keluarga, Kak Sinyo, mengingatkan para pendamping, ustadz, maupun lembaga konseling agar tidak memberikan janji atau klaim bahwa orientasi seksual seseorang dapat berubah secara instan.
Hal tersebut ditegaskan Kak Sinyo dalam sesi Dialog Ketahanan Keluarga pada rangkaian Muktamar V Wahdah Islamiyah. Menurutnya, pemahaman mengenai dorongan jiwa (haditsun nafs) dan kondisi psikologis seseorang harus disikapi secara bijak tanpa paksaan