TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bukan hanya merusak lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan, terutama sistem pernapasan.
Paparan asap juga dapat mengganggu mekanisme pertahanan alami saluran pernapasan sehingga kuman lebih mudah berkembang.
Akibatnya, risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) meningkat. Sejumlah riset menunjukkan risiko ISPA pada populasi yang terpapar asap karhutla dapat meningkat sekitar 1,7 hingga 3,5 kali lipat.
Dokter Spesialis Paru dan Pernapasan (Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi) Konsultan Agus Dwi Susanto menjelaskan, asap karhutla merupakan campuran