REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pusat Statistik (BPS) meluruskan pemahaman keliru yang berkembang di masyarakat soal desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). BPS menegaskan desil bukan ukuran absolut kemiskinan, pendapatan, atau kekayaan keluarga, melainkan pemeringkatan relatif berdasarkan berbagai karakteristik sosial ekonomi.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, selama ini banyak yang keliru menafsirkan angka desil sebagai patokan tunggal kondisi ekonomi seseorang. Padahal desil hanya menunjukkan posisi relatif suatu keluarga dibanding keluarga lainnya.
"Desil menunjukkan posisi relatif suatu keluarga