REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengalaman yang terakumulasi melalui siklus pasar, perubahan regulasi, dan interaksi dengan klien menjadi modal yang lebih berharga bagi perusahaan keuangan. Perusahaan yang mampu menyimpan dan mengolah pengalaman tersebut biasanya lebih siap menghadapi gangguan. Sebaliknya, perusahaan yang memperlakukan setiap insiden sebagai kasus terpisah cenderung mengulang kesalahan yang sama.
“Pengalaman yang terakumulasi muncul di aspek yang jarang terlihat langsung oleh klien, seperti kecepatan penanganan pembayaran atau responsivitas layanan pelanggan,” kata Analis Pasar Keuangan Elev8, Kar Yong Ang, dalam siaran