Liputan6.com, Jakarta - Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) kini berpeluang besar memiliki hunian strategis di pusat Kota Jakarta. Pemerintah menghadirkan skema pembiayaan ramah kantong untuk proyek Hunian Terjangkau Manggarai, mulai dari tenor KPR hingga 40 tahun hingga pembebasan biaya perizinan.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menjelaskan bahwa rusunami di kawasan Transit Oriented Development (TOD) Stasiun Manggarai ini dirancang khusus agar terjangkau bagi MBR. Pemerintah memberikan kemudahan berupa pembebasan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) serta Persetujuan