Jakarta, CNBC Indonesia - Sebelum tahun 2000, bepergian dengan pesawat terbang hanya bisa dinikmati oleh kalangan kaya karena harganya yang sangat mahal. Kondisi tersebut memicu keinginan Rusdi Kirana untuk menghadirkan layanan penerbangan murah agar dapat dijangkau oleh semua orang.
Ide tersebut muncul ketika Rusdi masih berkuliah di Universitas Pancasila sambil bekerja sampingan sebagai calo tiket di Bandara Soekarno-Hatta. Pengalamannya di bandara membuatnya memahami seluk-beluk bisnis penerbangan sekaligus memberikan modal untuk mulai mengembangkan usahanya sendiri.
Pada tahun 1990-an, Rusdi bersama saudaranya,