Jakarta (ANTARA) - Sejumlah dokter estetika menjelaskan mekanisme regenerasi kolagen kulit yang menjadi dasar perkembangan perawatan estetika injeksi, mulai dari peran sel fibroblast hingga pengembangan bahan poly-L-lactic acid atau PLLA.
“Sesuatu yang sifatnya stimulasi kolagen juga belum tentu kita bisa sebut itu regeneratif estetik. Ada syarat-syaratnya. Harus berbasis bukti bahwa memang dia punya kemampuan regeneratif,” ujar dokter umum dr. Lanny Juniarti, Dipl.AAAM dalam konferensi pers Nordberg Medical Indonesia di The Langham Jakarta, Sabtu.
Lanny menjelaskan, pendekatan regeneratif tidak hanya