Ekonomi

Pemerintah Luruskan Istilah Emas di Bawah Bantal

Tanggal asli: 23 Agustus 2026 01:15 Sumber: Republika - Ekonomi
Pemerintah Luruskan Istilah Emas di Bawah Bantal

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memberikan pelurusan terkait pemberitaan istilah "emas di bawah bantal" yang ramai diperbincangkan. Istilah tersebut merujuk pada potensi kepemilikan emas masyarakat yang diperkirakan mencapai sekitar 1.800 ton atau senilai 252 miliar dolar AS.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menegaskan bahwa frasa itu hanyalah sebuah metafora. Ia menjelaskan istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan akumulasi kepemilikan emas masyarakat yang terbentuk selama bertahun-tahun dan lintas generasi.

"Sebagian emas tersebut hingga kini masih disimpan secara

.....selengkapnya

Baca Sumber Asli
Bagikan WhatsApp