Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia mempunyai peluang besar untuk menjadi salah satu pusat pengembangan transisi energi. Selain itu, dengan hutan tropis dan mangrove yang melimpah, pemerintah juga dapat membentuk ekosistem perdagangan karbon sebagai modal utama untuk menarik investasi yang berkelanjutan.
Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno menuturkan, Indonesia membutuhkan investasi sekitar US$ 230 miliar untuk melangsungkan transisi energi, termasuk mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Bila dirinci, Indonesia membutuhkan dana sekitar US$ 130 miliar untuk pengembangan 70 gigawatt (GW)