JAKARTA, wahdah.or.id – PT PAL Indonesia (Persero) mendorong konsolidasi ekosistem industri maritim nasional guna merebut kembali potensi pasar domestik yang diproyeksikan menembus Rp1.200 triliun dalam kurun waktu 10 tahun ke depan. Langkah strategis ini diambil demi mengikis ketergantungan pada rantai pasok luar negeri yang selama ini menguasai hingga 95% porsi pengerjaan industri maritim nasional.
Direktur Utama PT PAL Indonesia, Dr. Kaharuddin Djenod, M.Eng., IPU., menegaskan bahwa industrialisasi sektor maritim merupakan lokomotif utama untuk menopang target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8%