London, Beritasatu.com – Sebuah pembangkit listrik skala kecil di Inggris sempat berhenti beroperasi selama empat hari setelah menjadi sasaran serangan siber.
Pemerintah Inggris memastikan serangan tersebut tidak sampai mengancam sistem energi nasional. Namun, Department for Energy Security and Net Zero (DESNZ) telah menghubungi sejumlah perusahaan listrik untuk mengingatkan mereka mengenai potensi serangan siber terhadap infrastruktur energi.
The Daily Telegraph melaporkan serangan tersebut dilakukan oleh kelompok peretas yang berafiliasi dengan rezim Iran. Pemerintah Inggris maupun National Cyber Security Centre (NCSC), lembaga