KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) mengambil alih pengelolaan Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) atau Whoosh, September 2026.
Chief Operating Office (COO) Danantara, Dony Oksaria sebelumnya mengatakan, diambil alihnya pengelolaan Whoosh menggunakan skema Special Mission Vehicle (SMV) Kemenkeu.
Tujuannya agar tak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
"Nanti akan kita pakai tangan SMV fiskal kita untuk mengelola itu. Kita kan punya banyak juga, ada SMI, ada yang lain-lain. Jadi enggak langsung jadi tanggung jawab APBN.