REPUBLIKA.CO.ID, GAZA — Layang-layang yang diterbangkan anak-anak di Jalur Gaza memicu ancaman brutal dari Israel. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengancam meningkatkan operasi pembunuhan terhadap pihak yang dianggap bertanggung jawab atas layang-layang yang mencapai wilayah permukiman Israel di sekitar Gaza.
Ancaman tersebut muncul meski militer Israel mengakui tidak menemukan bahan mencurigakan pada layang-layang yang ditemukan di sekitar wilayah perbatasan. Militer Israel juga menyatakan layang-layang tersebut tidak membahayakan masyarakat.
Media Israel dalam beberapa hari terakhir melaporkan sejumlah layang-layang mencapai komunitas di