Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tengah fokus mengembangkan riset teknologi roket dua tingkat yang ditargetkan akan uji terbang pada 2029. Saat ini, para peneliti sedang menyiapkan sejumlah teknologi kunci seperti motor roket RX 450, sistem separasi, sistem kontrol, hingga telemetri.
Kepala Pusat Riset Teknologi Roket (PRTR) BRIN Arif Nur Hakim mengatakan, pengembangan tersebut mendapat dukungan dari Program Riset Invitasi Strategis (PRIS) dalam rangka menjalankan agenda strategis penguatan pertahanan dan kemandirian teknologi keantariksaan nasional.
Ia mengungkap pengembangan ini merupakan upaya