TRIBUNNEWS.COM - Iran mengancam akan menghentikan seluruh ekspor minyak dari kawasan Teluk jika Amerika Serikat (AS) melanjutkan tekanan ekonomi terhadap Teheran.
Ancaman tersebut disampaikan Mohsen Rezaei, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Senin (24/8/2026).
Dalam keterangan resminya, ia mengatakan Teheran dapat menghentikan seluruh pengiriman minyak apabila AS terus meningkatkan tekanan melalui sanksi ekonomi.
“Jika perang ekonomi berlanjut, tidak setetes pun minyak akan diekspor, baik melalui Selat Hormuz maupun dari mana pun di Teluk Persia,” tulis Rezaei dalam unggahan di media