Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara berkomitmen untuk membenahi tata kelola dana pensiun (dapen) Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Langkah ini dilakukan menyusul adanya persoalan dalam pengelolaan investasi yang berpotensi menimbulkan kekurangan dana dan menjadi bom waktu di masa yang akan datang.
Chief Operating Officer (COO) Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) Donny Oskaria mengatakan persoalan dana pensiun menjadi salah satu pekerjaan rumah besar yang tengah dihadapi. Namun, Danantara belum dapat menghitung secara keseluruhan besaran