Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) sedang melakukan perbaikan perusahaan-perusahaan BUMN yang masih mencatat kinerja keuangan negatif. Chief Operating Officer BPI Danantara Dony Oskaria mengungkapkan, perkiraan biaya dalam melakukan pembenahan sekitar Rp 100 triliun.
"Inilah yang penting kita sampaikan kepada masyarakat bahwa kurang lebih ke depannya ini mungkin akan ada lagi sekitar ya Rp100an triliun lagi untuk menyelesaikan ini. Harapan saya tentu tidak sampai segitu ya," ujarnya saat berbincang dengan CNBC Indonesia, dikutip Senin