Beijing (ANTARA) - Sebuah studi internasional terbaru menunjukkan bahwa lapisan es Antarktika mengalami penambahan massa sebesar 695 miliar metrik ton selama periode 2021 hingga 2023.
Hal itu berdampak pada perlambatan laju hilangnya es dalam jangka panjang di benua tersebut di tengah fenomena pemanasan iklim.
Para peneliti dari China, Amerika Serikat, Hongaria, dan Jepang menemukan bahwa penambahan massa es tersebut merupakan yang terbesar yang pernah tercatat dalam hampir dua dekade pengamatan satelit.
Mereka meyakini bahwa fenomena atmosfer yang terjadi ribuan kilometer