TRIBUNNEWS.COM - Iran memperingatkan perusahaan pelayaran agar mematuhi aturan transit di Selat Hormuz atau menghadapi denda, penahanan hingga penyitaan pada pelayaran berikutnya.
Peringatan tersebut muncul saat perselisihan Iran dan Amerika Serikat (AS) mengenai pengaturan pelayaran di jalur strategis itu belum menemukan titik temu.
Yeni Safak melaporkan, Otoritas Selat Teluk Persia Iran menyampaikan peringatan tersebut melalui pernyataan di X pada Minggu (23/8/2026).
Otoritas tersebut meminta perusahaan yang mengangkut barang dari atau menuju negara-negara Teluk memeriksa daftar terbaru kapal yang dituduh melanggar