Guru Besar Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University, Prof Bahruni, menyoroti manfaat hutan dalam pengatur iklim hingga tata air kerap dianggap gratis lantaran tidak memiliki harga pasar. Jasa lingkungannya jadi berisiko kurang diperhitungkan dalam kebijakan ekonomi dan tata ruang.
Padahal, ia menjelaskan, hutan semestinya tidak tidak dipandang sebagai sumber kayu, tetapi juga sebagai modal alam dan infrastruktur ekologis yang menopang kesejahteraan masyarakat. Di samping soal pengaturan iklim dan tata air, hutan juga bermanfaat dalam menyediakan pangan dan energi biomassa.
"Valuasi