Jakarta (ANTARA) - Kebiasaan menunda pekerjaan atau prokrastinasi tidak selalu menunjukkan seseorang malas atau kurang memiliki kemauan. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan fungsi eksekutif, termasuk kemampuan untuk memulai suatu tugas.
Psikolog Catherine J. Mutti-Driscoll, Ph.D., melalui laman Psychology Today, Minggu (23/8) waktu setempat, mengatakan prokrastinasi memiliki berbagai penyebab sehingga cara mengatasinya perlu disesuaikan dengan alasan seseorang menunda pekerjaan.
Menurut Mutti-Driscoll, terdapat tiga alasan utama seseorang melakukan prokrastinasi. Pertama, seseorang kurang tertarik atau tidak memiliki motivasi terhadap tugas yang harus dikerjakan.