Banjarbaru (ANTARA) - Menteri Lingkungan Hidup (LH) Mohammad Jumhur Hidayat menyebut sekitar 42 perusahaan di Pulau Kalimantan diduga terlibat memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dengan belasan perusahaan di antaranya telah terindikasi kuat melakukan pelanggaran.
“Kami baru saja meng-update ya di Kalimantan ini ada sekitar 42 perusahaan yang terlibat dalam munculnya kebakaran ini. Ini baru di Kalimantan, di Sumatra nanti sedang diupdate datanya,” kata Jumhur setelah meninjau penanganan karhutla di kawasan Jalan Kurnia, Landasan Ulin Barat, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan,