Jakarta (ANTARA) - Laporan RMI, organisasi nirlaba yang fokus pada transformasi sistem energi global, merekomendasikan penguatan mitigasi risiko untuk memperluas pembiayaan sepeda motor listrik di Indonesia.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), RMI mencatat pembiayaan kendaraan listrik oleh industri multifinance tumbuh 34,7 persen secara tahunan menjadi Rp24,60 triliun per Juni 2026, namun pertumbuhan tersebut belum menunjukkan bahwa seluruh segmen kendaraan listrik telah memiliki pasar pembiayaan yang matang. Penurunan bunga kredit saja dinilai belum cukup mendorong pertumbuhan pembiayaan kendaraan listrik secara