Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua DPR Sari Yuliati memastikan pembahasan Rancangan Undang-Undang tentang Perampasan Aset masih bergulir saat menjawab aspirasi Forum Komunikasi Rakyat Pati, Jawa Tengah.
“Untuk percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset saat ini di Komisi III memang mereka sedang mendengarkan dari banyak RDPU (rapat dengar pendapat umum) untuk meaningful participation (partisipasi bermakna),” kata dia di Jakarta, Senin.
Dia menjelaskan penyusunan RUU tersebut membutuhkan kehati-hatian karena terdapat sejumlah hal yang rumit. DPR berkomitmen menyusun undang-undang yang setara bagi seluruh pihak.