Jakarta (ANTARA) - Kementerian Agama memperkuat penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan fokus pada pemulihan lembaga pendidikan, rumah ibadah, kantor Kemenag, serta warga dan pegawai yang terdampak.
Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i menegaskan pentingnya respons cepat dan terkoordinasi, baik terhadap masyarakat maupun aparatur Kemenag yang terdampak bencana.
“Kementerian Agama hadir. Semua langkah yang dibutuhkan agar kawan-kawan kita yang terdampak di sana tetap bisa melaksanakan tugasnya harus dikoordinasikan,” ujar Romo Syafi’i dalam Rapat Koordinasi dan Pengambilan