Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo mendesak pemerintah menetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional. Desakan itu disampaikan karena karhutla dinilai berulang setiap tahun dan menimbulkan dampak terhadap kesehatan, lingkungan, serta perekonomian.
Firman mengatakan dampak karhutla telah meluas hingga asap kebakaran melintasi batas negara. Ia juga menyebut kerugian ekonomi akibat karhutla mencapai lebih dari Rp 50 triliun dan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) mencapai ribuan setiap tahun.
“Asapnya lintas negara, rugi ekonominya sampai