Jakarta, Beritasatu.com - Kelapa sawit diproyeksikan semakin memegang peranan penting dalam memenuhi kebutuhan minyak nabati dunia. Pada 2050, komoditas ini diperkirakan mampu menyumbang sekitar 60% kebutuhan minyak nabati global.
Founder dan Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (Paspi) Tungkot Sipayung mengatakan, kebutuhan minyak nabati dunia terus bertambah seiring pertumbuhan penduduk, peningkatan pendapatan, serta perkembangan industrialisasi.
Pemanfaatan minyak nabati juga semakin luas. Selain menjadi bahan pangan, komoditas tersebut digunakan sebagai bahan biomaterial, pengganti produk petrokimia, hingga sumber energi alternatif