TANGERANG, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Banten, tengah mengkaji perluasan rute layanan Bus Rapid Transit (BRT) agar terhubung dengan rencana pembangunan MRT koridor Kembangan-Balaraja sepanjang 30 kilometer.
Melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Pemkab Tangerang mendorong agar layanan BRT tidak hanya beroperasi di kawasan tertentu, tetapi menjadi moda pengumpan yang menghubungkan masyarakat dengan 14 stasiun MRT yang direncanakan di sepanjang koridor tersebut.
Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang Erwin Mawandy mengatakan, konektivitas antara BRT dan MRT menjadi salah satu pertimbangan utama