JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah menyebut Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 dirancang tetap ekspansif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Namun, jika dilihat dari laju pertumbuhan belanja dan ruang fiskal yang benar-benar dapat digunakan pemerintah, gambaran tersebut tidak sepenuhnya terlihat.
Dalam kajiannya bertajuk Di Balik Label Ekspansif: Beban Tersembunyi RAPBN 2027, Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia yang dikutip pada Senin (24/8/2026), menilai sejumlah indikator justru menunjukkan postur RAPBN 2027 cenderung mengetat.
CORE mencatat, belanja negara pada 2027 hanya