Jakarta, CNBC Indonesia - Pejabat tinggi keamanan Iran memberikan sinyal bahwa Teheran mungkin akan mempertimbangkan kembali kepemilikan senjata nuklir. Ia berargumen bahwa rentetan serangan Amerika Serikat (AS) ke negaranya memperkuat alasan Iran harus memiliki bom atom sebagai alat pencegahan mutlak.
Mengutip Iran International, Senin (24/08/2026), ini dikatakan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei. Ia menyebut bahwa Washington telah membuktikan "kepatuhan pada sistem non-proliferasi nuklir global ternyata hanya memberikan sedikit perlindungan dari serangan militer".
"Seluruh dunia berkata, 'Tunggu sebentar.