PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) akan memantau transaksi ekspor tiga komoditas sumber daya alam (SDA) strategis Indonesia dengan total nilai mencapai hampir US$70 miliar atau sekitar Rp1.239 triliun (asumsi kurs Rp17.709 per dolar AS).
Tiga komoditas tersebut yakni batu bara, minyak kelapa sawit (CPO), dan ferroalloy.
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengatakan DSI dibentuk untuk memperkuat transparansi transaksi ekspor tanpa mengganggu hubungan komersial yang telah berjalan antara eksportir dan pembeli.
"Pada saat awal ini memang baru tiga komoditas strategis nasional