TRIBUNNEWS.COM - Direktur Rumah Politik Indonesia Fernando Emas meminta agar publik tidak mudah menuduh gerakan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) ditunggangi oleh kelompok politik yang memiliki kepentingan tertentu.
Sebagai informasi, APMB akan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR RI pada Kamis (27/8/2026) mendatang, dengan membawa dua tuntutan.
Yakni, mendesak DPR RI untuk segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset dan meminta penerapan hukuman mati bagi pelaku korupsi.
Terkait tuntutan dalam aksi demo dari kelompok masyarakat asal Kabupaten Pati, Jawa