Warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) masih memilih bertahan di tenda tradisional meski pemerintah telah menyalurkan tenda bantuan. Kondisi tersebut dipengaruhi keterbatasan penggunaan tenda serta trauma akibat gempa susulan.
Sekretaris Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sikka Aklamin mengatakan kondisi itu ditemukan ketika pihaknya mendatangi sejumlah titik pengungsian.
Menurutnya, sebagian warga masih menggunakan tenda berbahan bambu karena belum terbiasa memasang tenda bantuan.
“Kita ke sana memang ada beberapa titik yang memang masih poskonya itu masih dengan bambu